“Ternyata dia dah punya cewek. Ga cantik, biasa aja. Beda buaanget ma gw”, ceritanya dengan menggebu-gebu. “Ya, iyalaaah … pasti beda. Lo ga bisa ngebanding gitu dunk”, jawab gw sekenanya. “Iya juga sih, tp gw ma dia khan ... ga 'apple to apple' getooh ...”, dia membela diri. “Hahahaha lo pasti mau bilang kalo lo ma dia tuh bagaikan 'apple to kesemek ya?”. Akhirnya kami berdua tertawa. Dulu waktu 'ditawarin', sikapnya seolah tidak 'doyan'. Antara butuh dan tidak butuh, antara suka dan tidak suka. Sekarang disaat sudah diambil orang, baru merasa kehilangan. Walaupun teman gw yang satu ini tidak bicara secara langsung namun gw tahu kalau ada penyesalan di hati. Penyesalan itupun bisa membuat orang punya pikiran sedikit nekat. “Emangnya lo beneran suka ma tuh orang?. Gw pikir lo cuma iseng aja”, tanya gw dengan polosnya. “Karena dia dah punya cewek, sekarang gw jadi tertantang untuk mendapatkannya”. Wadoooh, bisa runyam nanti urusannya. Untungnya, it...